The Ripingtons dan Terapi Musik

By on July 1, 2001

TERAPI musik untuk kesehatan tentunya bukan hal yang baru di dunia kedokteran. Selama ini, musik klasik terbukti efektif untuk hal tersebut. Banyak komposisi Mozart, misalnya, yang dirilis ulang dengan pendekatan yang berbeda, yaitu lebih difokuskan untuk terapi penyembuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Model penyembuhan alternatif ini telah berjalan cukup lama.

Lalu, apa hubungan musik jazz dan terapi musik untuk penyembuhan? Nah, ini dia yang sedikit berbeda. Kelompok The Rippingtons, yang dimotori oleh Dr. Russ Freeman, pada bulan Juli dan Agustus ini, akan melakukan tur keliling Amerika dalam rangka mempromosikan album teranyarnya: “Live in Tropic”. Yang menarik, dalam tur panjang tersebut, The Rippingtons juga akan melakukan konser di beberapa rumah sakit hingga panti-panti jompo untuk melakukan serangkaian promosi terapi musik.

The Rippingtons agaknya tak akan memainkan komposisi-komposisi jazz standar yang rumit. Komposisi-komposisi di album teranyar mereka, dipastikan akan diperdengarkan kepada para  penderita berbagai penyakit serius yang tengah dirawat. Komposisi di album Live in Tropics, seperti diungkapkan Freeman pada sebuah wawancara dg situs e-music, memiliki konsep musik yang  riang, kombinasi antara R&B dan unsur musik Latin yang mudah dicerna.

Upaya mempromosikan terapi dengan pendekatan musik memang bukan barang baru di Amerika Serikat. Adalah The American Music Therapy Association (AMTA), seperti diungkapkan Jazz Times, yang terlibat langsung dalam usaha kemanusiaan ini sejak 50 tahun terakhir. Dan, seperti diketahui, jazz merupakan aliran musik yang coba diterapkan selain musik klasik untuk membantu penyembuhan penyakit-penyakit serius dan jenis terapi medis lainnya. (ymn)