Simon Phillips, Belajar Menjadi Produser

By on March 5, 2009

Musisi asal Inggris ini mulai dikenal saat menjadi drummer LP 801 Live 1976 bersama Phil Manzanera dan Eno. Simon Phillips juga kerap tampil bersama sejumlah musisi lain seperti The Who, Pete Townsend, Toto, Jeff Beck. Michael Schenker hingga Mick Jagger. Dia menjadi drummer untuk tur reuni The Who di Amerika tahun 1989. Dia juga sempat tampil bersama Judas Priest dan Michael Schenker Group.

Karir musik professional Simon dimulai saat dia berusia 12 tahun. Saat itu dia sudah tampil bersama grup Dixieland sang ayah, hingga dia berusia 16 tahun. Saat menerima tawaran bermain dalam drama musikal Jesus Christ Superstar, mengangkat karir musiknya lebih jauh lagi. Simon kemudian menjadi drummer Inggris paling kerap tampil bersama berbagai musisi dunia saat usianya baru menginjak 20-an.

Tahun 1992, Simon memutuskan untuk pindah ke Amerika. Dalam waktu bersamaan grup Toto mengajaknya bergabung dalam tur dunia mereka, dan Simon menjadi anggota tetap Toto sejak saat itu. Setelah menyelesaikan album terbaru Toto, Tambu (1995) dan menjelajah dunia dalam tur Toto tahun 1996, Simon memutuskan untuk beristirahat dari Toto tahun 1997. Dia ingin mengejar cita-cita pribadinya, yaitu menggelar tur dunia bersama band-nya sendiri. Simon berhasil mewujudkan cita-citanya dengan menggelar tur ke Eropa, Jepang, Amerika Serikat, serta tampil dalam ajang bergengsi North Sea Jazz Festival.

Simon juga melebarkan karirnya dengan memproduksi sejumlah proyek solo. Album pertamanya Protocol dirilis tahun 1988, diikuti Force Majeure tahun 1992. Album Symbiosis, yang direkam tahun 1995 menunjukkan perubahan signifikan dalam kemampuannya menciptakan komposisi. Dua tahun kemudian, dia merilis Another Lifetime yang kembali menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam menciptakan komposisi. Simon kemudian merilis album live, Out of the Blue (1998), lalu diikuti album Vantage Point (1999) yang benar-benar mengusung warna musik jazz.

Simon kemudian lebih fokus menjadi produser saat dia kembali ke Inggris. Simon juga menjadi co-producer untuk dua album Toto, Tambu (1995), dan Mindfields (1998).  Simon memutuskan istirahat dari Toto tahun 2000, dan menghasilkan rekaman album Inertia bersama Derek Sherinian, mantan angota Dream Theater. Tahun berikutnya Simon menghasilkan album untuk band progresif Planet X, Moonbabies. (ervan/ymn)