Selebrasi 35 Tahun Montreux Jazz Festival

By on January 26, 2001

Montreux Jazz Festival agaknya memiliki nilai historis bagi seorang Herbie Hancock. Sudah 17 tahun ia tak pernah absen manggung di festival jazz terbesar setelah North Sea Jazz Festival. Stevie Wonder…sayang memang belum pernah sekali pun main. Tapi, Deep Purple, grup dahsyat itu pernah menjadi penyelamat festival jazz terbesar kedua di dunia ini.

Montreux Jazz Festival amat mashur di kalangan pecinta jazz. Festival yang digelar tiap tahun ini, pada Juli 2001 mendatang akan memasuki usia yang cukup mengesankan, yakni 35 tahun. Sebuah perjalanan panjang bagi sebuah festival jazz.

Di acara MIDEM – yang minggu-minggu ini tengah berlangsung di Cannes, misalnya, para pelaku industri musik – khususnya jazz – memberi penghormatan khusus pada penggagas sekaligus pendirinya, Claude Nobs.

Nobs, pria kelahiran Swiss, dulunya cuma menggelar acara kecil-kecilan di sebuah kota di pinggiran danau di Swiss. Namun beberapa tahun kemudian, acara yang digagasnya menjadi salah satu tujuan entertain berkelas yang disinggahi bintang-bintang mashur jazz masa itu, mulai Dizzie Gillespie hingga rocker yang punya dasar jazz, Sting.

Di masa-masa awal festivalnya, Nobs cuma kedatangan 1200 penonton alias cuma bisa menjual 1200 tiket. Kini Nobs punya 1200 karyawan dan tiap tahun pergelarannya dikunjungi tak kurang dari 220.000 penonton. Luar biasa!

“Cuma satu yang saya sesalkan hingga saat ini, Stevie Wonder tak penah main di sini,” komentar Nobs.

Herbie – salah satu nama cemerlang di dunia jazz – terbang ke Cannes khusus untuk menghormati Nobs. Selain menjadi pembicara di seminar musik digital di Midem, Herbie akan main bersama jagoan jazz lainnya, Oscar Peterson.

Nobs sendiri kini memasuki usia sepuh 65 tahun. Anehnya ia sama sekali tak pernah nonton langsung saat-saat para jagoan jazz itu manggung. “Saya cukup ada di belakang panggung saja.”

Orang jazz melihat Nobs sebagai pribadi yang terbuka. Mirip ‘koki’ yang bisa mencampur masakan apa saja. Di Montreux, musik jazz bersanding dengan musik Brazil bahkan Afrika, latino, reggae, soul, funk, techno, blues, hip-hop hingga gospel.

Begitupun festivalnya pernah mengalami masa kelabu. Saat konser Frank Zappa tahun 1971, misalnya, salah satu panggung Montreux Casino terbakar. Suram dan kelabu. Untunglah Deep Purple, grup mashur itu, menerangi malam kelabu akibat Montreux dengan lagu mashur Smoke On The Water yang sangat mengesankan ketika itu. Malam itu, Deep Purple menolong Nobs menyelamatkan festival jazz terbesar di negeri itu. (mnh/ymn)