Ron Carter: Basist Intelektual yang Rendah Hati

By on March 25, 2004

His  music embodies all the qualities that make jazz enduring, vital art form… – Stereo Review

Menjelajahi dunia musik jazz seakan belum lengkap kalau kita tidak menyinggung nama Ron Carter, bassist handal yang memiliki reputasi luar biasa di jagad musik jazz. Ron adalah sebuah fenomena yang melingkari banyak musisi intelektual keluaran sekolah-sekolah musik bergengsi yang ada di Amerika Serikat. Permainannya kaya, berkarakter, serta memiliki teknik yang impresif. Sound yang dihasilkannya menjadi inspirasi banyak musisi pemula.

Permainan Ron berawal di tahun 1960. Ketika itu dia memulai kariernya dengan bermain di banyak pub dan night club yang ada di Amerika bersama dengan Eric Dolphy, Jaki Byard dan Wes Montgomery. Ron juga pernah melakukan tur ke Eropa bersama Cannonball Adderley. Di tahun 1963 – 1968, Ron menjadi anggota dari Miles Davis Classic Quintet bersama dengan Herbie Hancock, Tony Williams dan Wayne Shorter.

Ron adalah sedikit dari para pencabik bass yang terus berkiprah di jalur akustik, ketika banyak pemain bass yang beralih ke Instrumen bass elektrik. “Ini adalah pilihan dengan sebuah kesadaran penuh,” ujarnya suatu ketika kepada Blue Note. Sound yang dihasilkannya disetem sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah unsur bunyi yang tidak biasa. Dengan didukung oleh kuartet piano, drum, perkusi dan bass, akhirnya menjadikan permainan bass Ron sedikit “aneh” dari formasi jazz manapun yang pernah ada.

Di dunia rekaman musik jazz, Ron telah mendukung lebih dari 1000 album. Entah dalam menyelesaikan album solonya, maupun kolaborasinya dengan musisi-musisi jazz seperti Oliver Nelson, Tommy Flanagan, Gill Scot-Heron, Gil Evans, Lena Horne, James Brown, Coleman Hawkins, Bill Evans, Carlos Santana, Antonio Carlos Jobim, Benny Goodman, Aretah Franklin dan masih banyak lagi.

Grammy Award pernah disabetnya di tahun 1988, melalui komposisi yang menghiasi film “Round Midnight” : “Calls Sheet Blues”. Disamping mengisi soundtrack untuk film tersebut, Ron juga pernah menangani ilustrasi musik dari beberapa film, seperti “Beatrice”, “Haraka”, “Exit Ten“, dan “A Gathering of Old Men”, yang diperankan oleh Richard Widmark dan Louis Gosset. Dua yang disebutkan terakhir adalah film televisi.

Banyak penghargaan musikal lainnya yang pernah diterima oleh Ron. Sebut saja Outstanding Bassist of The Decade oleh Detroit News, Bassist of The Year dari majalah jazz &blues bergengsi: Down Beat. Hasil poling dari The Japan All-Star dan The Swing Journal, juga mengukuhkan Ron sebagai bassist terbaik. Ron juga pernah diberi gelar sebagai Most Valuable Player, Accoustic Bass, dari National Academy of Recording Arts and Sciences.

Ron mendapatkan gelar bachelor of music dari The Eastman School of Music, dan menyelesaikan gelar masternya di The Manhattan School of Music. Setelah menyelesaikan studi masternya, Ron kemudian mengajar pada sekolah musik tersebut hingga kini. Disamping itu, Ron juga menjadi instruktur untuk jazz ensemble di Wisconsin Connecticut, Indiana, Howard University, Harlem School of Art. Saat ini Ron adalah seorang Profesor di bidang musik di City College of New York, dan menjadi advisory board dari The Jazz Mussicians Association dan aktif di Harlem Jazz Music Center di New York.

Dunia pendidikan agaknya menjadi dunia yang digeluti oleh Ron, disamping – tentu saja – jazz. “Pendidikan musik selalu membantu saya untuk mengembangkan teknik permainan yang saya miliki,” ungkap Ron kepada Blue Note. “Mengajar membantu saya untuk memahami apa itu jazz dan apa yang selama ini saya mainkan,” demikian Ron menambahkan.

Kecintaannya pada bass, jazz dan dunia pendidikan musik menjadikan Ron aktif dalam menulis buku dan melakukan workshop tentang jazz. Ron adalah pengarang dari beberapa buku pendidikan musik, seperti Building A Jazz Bass Line , Ron Carter Comprehensive Bass Method on Playing Bass, Ron Carter Bass Lines, dan The Music of Ron Carter. Pada buku-buku tersebut bisa ditemukan informasi lengkap dari 140 komposisi yang pernah dirilis.

Sekalipun Ron memiliki reputasi yang luar biasa di dunia musik jazz, penampilan kesehariannya sangat sederhana. Hal ini juga tercermin pada setiap penampilannya di berbagai festival musik jazz dunia. Elegan dan tenang, kira-kira sebutan yang pas untuk seorang Ron Carter. Penampilannya yang cool sering kali menjadi bagian tak terpisahkan ketika Ron tampil bersama Black Composers Orchestra, The New World Symphony Orchestra, The Rochester Philharmonia, dan Broklyn Philharmonic. Itulah Ron Carter, bassist intelektual yang rendah hati. (yollismn/Berbagai sumber)