Indra Lesmana

Genre: Pop Jazz, Fusion | Tanggal Lahir : 28 Maret 1966

Indra Lesmana (Jak Jazz 2008)Pertama kali tampil memainkan musik jazz pada usia 10 tahun, dalam sebuah acara jazz yang digelardi Bandung, pada tahun 1976. Dilanjutkan dengan penampilan Indra mengiringi penyanyi Broery Pesolima, di pentas Jazz di Taman Ismail Marzuki pada tahun yang sama.

Kedua orang tua Indra memang aktif dalam dunia musik. Jack Lesmana, sang ayah adalah pemusik dan penggiat jazz yang gigih. Sedangkan Nien Lesmana, sang ibu adalah penyanyi pop era 50an dan 60-an. Tak heran, bakat yang dimiliki Indra mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

Melihat bakat Indra, Jack Lesmana lalu memboyong keluarganya pindah ke Australia pada tahun 1979, untuk mendampingi Indra Lesmana, yang memperoleh beasiswa “Jazz Studies” dari Kementerian Kebudayaan Australia.Di Australia, Indra menimba pengalaman bermusik sebanyak-banyaknya, dengan bermain di berbagai klub dan melakukan kolaborasi dengan musisi jazz setempat.

Permainan pianonya yang fantastis, sempat ditonton pula oleh sederet jazzer dunia, seperti Chick Corea, Dizzy Gillespie, Mark Murphy, David Baker, dan Terumasa Hino. Mereka berdecak kagum melihat talenta Indra Lesmana. Di tahun 1981, Indra pun mulai membentuk grup jazz bersama sang ayah, Indra & Jack Lesmana Quartet. Grup ini didukung Karim Suweilleh (drum) dan James Morrison (bas), asal Australia, dan merekam album Children Of Fantasy di Jakarta.

Di Australia, pada 1982, Indra membentuk sebuah grup jazz bernama Nebula yang didukung oleh Steve Hunter, Andy Evans, Ken James, Vince Genova, dan Carlonhos Gonzalvez. Setahun berselang, Indra Lesmana membentuk formasi baru dengan dukungan Sandy Evans, Tony Buck, dan Steve Elpick. Grup ini diberi nama Women & Children First.

Puncaknya, perihal bakat Indra Lesmana pun menyebar hingga ke Amerika Serikat. Zebra Record, perusahaan rekaman di bawah naungan MCA Record, menawari Indra merilis album di Amerika. Peluang emas ini pun digamit Indra dengan semangat bereksplorasi yang memuncak. Apalagi, sederet pemusik professional jazz di Amerika didapuk untuk mengiringinya. Nama-nama sohor itu antara lain adalah Charlie Haden, Airto Moreira, Mike Landau, Vinnie Calaiuta, Jimmy Haslip, Joel Peskin, Tootie Heath, dan Bobby Shew.

Penggarapan album solo Indra Lesmana, berlangsung di Mad Hatter Studio milik Chick Corea. Lalu, muncullah dua album, Nebula dan For Earth and Heaven. Komposisi “Stephanie” dan “No Standing” berhasil masuk dalam “Jazz Contemporary Charts” di majalah industri musik, Billboards, tahun 1986. Beberapa tahun sebelumnya, sosok Indra Lesmana pun sempat ditulis dalam kolom pemusik pendatang baru dalam majalah jazz berwibawa, Downbeat.

Sejak itu, wilayah musik yang ditelusuri Indra pun semakin meluas. Ia tak hanya bermain di ranah jazz, melainkan merambah ke musik pop, rock, hingga dangdut sekalipun. Untuk musik pop, Indra tak hanya tampil sebagai instrumentalis. Ia pun menulis lagu, membuat aransemen, tampil sebagai produser, bahkan bernyanyi. Duetnya dengan Titi DJ hingga Sophia Latjuba pun menuai sukses.

Pada tahun 1990, Indra bahkan sempat membentuk band rock bersama Ian Antono. Pernah pula menjadi bintang tamu dalam grup rock Cockpit dan juga membentuk grup pop rock Adegan bersama Gilang Ramadhan, Donny Suhendra, AS Mates, dan Harry Moekti. Indra Lesmana bahkan membentuk grup dangdut kontemporer bersama Camelia Malik, Achmad Albar, Gilang Ramadhan, Donny Suhendra, dan Dewa Budjana, pada tahun 1997 .

Kesibukan bermusik Indra memang sangat terasa pada era paruh 80-an hingga 90-an. Sederet grup jazz pun dimasukinya mulai dari Krakatau, GIF (Gilang Indra Fariz), Vision, Andromeda, Exit, PIG (Pra Indra Gilang), dan masih banyak lagi. Belum lagi konser duetnya dengan pianis jazz legendaris, Bubi Chen, di Taman Ismail Marzuki pada 2004.

DISKOGRAFI :

Solo Album :
1. Ayahku Sahabatku (Atlantic Record, 1978)
2. Nostalgia (Jackson Records & Tapes, 1983)
3. Latin Jazz Fusion Special Editions (Queen Records, 1983)
4. No Standing (MCA/Zebra Records, 1984)
5. Tragedi (Union Artist, 1984)
6. For Earth & Heaven (MCA/Zebra, 1986)
7. Karina (Union Artist, 1986)
8. Semakin Menawan (Union Artist, 1987)
9. Aku Ingin (Union Artist, 1990)
10. Cerita Lalu (Union Artist, 1992)
11. Biarkan Aku Kembali (Union Artist, 1993)
12. Kehadiran (Union Artist, 1994)
13. Ayah (Union Artist, 1994)
14. Jalan Yang Hilang (Union Artist, 1996)
15. Romantic Piano (Hemagita, 1996)
16. Reborn (Kama/BMG Indonesia, 2000)
17. Rumah Ketujuh (BMG Indonesia, 2002)
18.Silver (BMG Indonesia,2005)

Album Grup :
Bersama Indra & Jack Lesmana Quartet

1. Children of Fantasy — Indra & Jack Lesmana Quartet (Queen Records, 1981).
2. No Standing – Nebula (Jasmine Records/Jackson Records & Tapes, 1982)
3. Women & Children First – Women & Children First (Mushroom, 1983)

4. Jack & Indra Lesmana Various – Jack & Indra Lesmana Group (Granada, 1986) .
5. Krakatau 1 – Krakatau (Billboard, 1986)
6. Krakatau  2 – Krakatau (Billboard, 1987)
7. Kembali Satu  – Krakatau (Billboard, 1988)
8. Adegan – Adegan (Bursa Musik, 1990)
9. Selangkah ke Depan – Adegan (Musica Studios, 1992)
10. Waktu Berjalan – Adegan (Musica Studios, 1994)
11. Bulan di Atas Asia – Java Jazz (Union Artist/Jamz, 1994)
12. Sabda Prana – Java Jazz (FUP/BMG Indonesia, 1998)
13. Lost Forest – PIG (Independent, 1997)
14. Kayon – PIG (Inline/Demajors 2007)
15. Selamat Tinggal – Indra Gilang (1997)
16. Kedua – Indra Gilang (1998)
17. The Birds – Kreativitat/Indra Aksan (Independent, 2001)
18. Gelatik – Kreativitat/Indra Aksan (Independent 2003)

(Denny Sakrie/Horizon-line.Com)
Photo by: Yollis MN