Thomas Wright Waller

(21 Mei 1904 – 15 Desember 1943)

.Fats Waller

Pianis yang lebih dikenal dengan nama Fats Waller ini dalam sejarah musi jazz dikenal sebagai pianis stride ternama. Waller adalah salah satu musisi terkenal di jamannya, dia meraih kesuksesan baik komersial maupun kritik di Amerika Serikat maupun di Eropa. Waller juga penulis lagu handal. Banyak lagu karyanya maupun yang diciptakan bersama orang lain masih dikenal hingga kini, misalnya Honeysuckle Rose, Ain’t Misbehavin dan Squeeze Me. Di kalangan para pianis Waller dikenal sebagai ‘Horowitz hitam’ karena kemampuan Waller selalu disetarakan dengan pianis Rusia kenamaan Vladimir Horowitz.

Fats Waller lahir di Harlem tahun 1904 dari keluarga musisi. Kakeknya adalah seorang pemain biola dan ibunya adalah pemain organ gereja. Sedangkan ayahnya adalah pendeta di Gereja Baptis Abbisinia, Harlem. Persentuhan pertamanya dengan musik adalah dengan lagu-lagu gereja dan suara organ yang mengiringi lagu-lagu gereja itu. Bahkan, ibu Waller sudah mengajarinya bagaimana cara memainkan organ. Waller juga dikenalkan pada karya-karya klasik Johan Sebastian bach oleh pengarah musik gerejanya.

Saat Waller berusia 6 atau 7 tahun, Waller sangat suka memainkan piano milik tetangganya. Melihat bakat terpendam putranya, ibu Waller kemudian menyewa seorang guru piano untuk melatih putranya. Waller kemudian belajar membaca not dan menulis lagu dari sang guru piano. Namun, sang guru justru menganjurkan agar Waller lebih mengandalkan telinganya dalam belajar musik. Dalam usia 14 tahun Waller memenangkan kontes pencarian bakat setelah memainkan lagu Carolina Shout karya James P Johnson. Hebatnya, Waller mempelajari lagi ini hanya dengan melihat seorang pianis yang tengah memainkan lagu itu.

Tahun 1918, Waller meninggalkan sekolah dan melakukan berbagai pekerjaan yang tak ada hubungannya dengan bakat pianonya. Tahun 1919, dia mendapat pekerjaan untuk memainkan organ mengiringi pemutaran film-film bisu di sebuah bioskop. Ayahnya ingin agar Waller meneruskan jejaknya sebagai pendeta namun ternyata Waller lebih memilih mengejar karir di dunia musik. Perbedaan ini semakin kentara setelah ibunya meninggal dunia pada tahun 1920. Saat itu Waller memutuskan untuk pindah dari rumah orang tuanya dan memilih tinggal dengan keluarga pianis Russel Brook. Di sinilah dia bertemu dengan James P Johnson dan Willie ‘ The Lion’ Smith, dua pianis ternama di Harlem saat itu.

James P Johnson kemudian membawa Waller dan mendidik dia cara memainkan piano dan meningkatkan kemampuan musiknya secara nyata. Willie Smith memiliki pengaruh terhadap karir musik Waller. Smithlah yang memperkenalkan Waller pada karya-karya para musisi impresionis abad ke-19. Pada tahun 1921, Waller disewa untuk memainkan organ di sebuah bioskop film-film bisu dengan upah $50 sepekan. Setahun kemudian, Waller sudah masuk dapur rekaman di bawah label Okeh Records. Tahun 1923, Waller merekam beberapa permainan piano untuk QRS. Dalam empat tahun selanjutnya, dia merekam banyak album dengan RCA Victor dan menjadi sangat terkenal.

Ada sebuah cerita mengenai Fats Waller. PAda suatu malam di tahun 1926 setelah selesai manggung, Waller diculik para mafia dan dipaksa untuk tampil dalam ulang tahun Al Capone. Pada tahun 1927, Waller kembali masuk dapur rekaman bersama Flatcher Henderson Orkestra dan pada tahun  berikutnya dia menjalani debutnya di Carnegie Hall. Tahun 1927, Waller bertemu dengan penulis puisi Andy Razaf dan mereka berdua kemudian bekerja sama menulis lagu-lagu populer seperti Hot Chocolates dan Ain’t Misbehavin yang kemudian menghadirkan kesuksesan baik komersial maupun pujian dari para kritikus untuk Fats Waller.

Tahun 1931, Fats Waller menggelar tur ke Paris dan pada saat kembali ke New york dia membentuk band combo Fats Waller and His Rhythms. Bersama band inilah Fats Waller menggelar show dan masuk dapur rekaman hingga kematiannya. Dia sudah merekam ratusan piringan hitam bersama RCA, dia juga tampil di radio dan membintangi beberapa film.  Pada pertengahan 1930-an, Fats Waller secara rutin tampil di kawasan pantai barat Amerika Serikat dan pada tahun 1938 kembali ke Eropa kali ini untuk menggelar tur di Inggris. Pecahnya perang Eropa tahun 1939 memaksanya untuk kembali ke Amerika Serikat. Di kampong halamannya, Fats Waller masih tampil sekali lagi di Carnegie Hall dan melakukan tur Amerika terutama di kawasan pantai barat.

Pada tahun 1943, Waller membintangi film Stormy Weather dan dalam bulan Desember tahun yang sama saat tampil di Zanzibar Room, Hollywood, dia menderita influenza. Akibatnya dia harus memperpendek jadwal penampilannya. Perpaduan antara bertahun-tahun menjadi peminum berat, bekerja terlalu keras dan obesitas menjadi penyeban utama kematiannya dan influenza berat yang dideritanya mengakibatkan Waller menderita sejumlah penyakit lainnya. Pada 15 Desember 1943, saat menumpang kereta api menuju ke New York, Thomas ‘Fats’ Waller meninggal dunia dekat Kansas City akibat pneumonia. Pada tahun 1993, Fats Waller diganjar penghargaan Prestasi Seumur Hidup Grammy Award. (koko/ymn/berbagai sumber)