Benny Goodman

(30 Mei 1909 – 13 Juni 1986)

.
Benny GoodmanBenny Goodman terlahir sebagai Benjamin David Goodman adalah musisi jazz Amerika Serikat yang memiliki berbagai julukan misalnya Raja Swing, Raja Klarinet, atau Sang Profesor. Kepopuleran Benny Goodman juga menandai kehadiran musik swing. Kemampuannya bermain clarinet memberi kekhasan tak hanya untuk big bandnya tapi juga bagi band-band kecil tempat dia bermain. Dia adalah tokoh paling terkemuka dalam tahun-tahun pertama era swing dan terus berkarier selama 50 tahun hingga kematiannya.

Goodman adalah putra dari pasangan imigran Rusia, Davin Goodman dan Dora Rezinsky Goodman. Ayah Benny berprofesi sebagai seorang penjahit. Dia pertama kali mempelajari cara meniup clarinet saat berusia 10 tahun di sebuah sinagoga (rumah ibadah Yahudi). Benny memulai karir profesionalnya pada usia 12 tahun dan memutuskan untuk berhenti sekolah pada usia 14 agar bisa serius menjadi musisi. Pada Agustus 1925, saat Benny berusia 16 tahun, dia bergabung dengan Ben Pollack band. Bersama band ini, Benny merilis album pertamanya pada Desember 1926. Sedangkan, rekaman pertama dengan menggunakan nama dia sendiri dirilis pada Januari 1928.

Pada usia 20 tahun,  Benny meninggalkan Ben Pollack band dan pindah ke New York untuk bekerja sebagai musisi paruh waktu, bekerja di perusahaan rekaman, dan menjadi musisi di pertunjukan musical Broadway. Benny juga membuat rekaman sendiri dan lagunya He’s Not Worth Your Tears langusng masuk daftar lagu terlaris pada tahun 1931. Pada awal tahun 1934, Benny menandatangani kontrak dengan Columbia Records dan lagunya Ain’t Cha Glad langsung masuk daftar 10 lagu terlaris tahun 1934. Komposisi lainnya yang juga cukup populer saat itu antara lain Riffin’ the Scotch, Ol’ Pappy dan I Ain’t Lazy, I’m Just Dreaming.

Kesuksesan album-album rekamannya dan sebuah tawaran tampil di Billy Roses’s Music Hall membuat Benny berfikir untuk membentuk kelompok musik yang permanen. Orkestra pimpinan Benny Goodman ini tampil perdananya pada 1 Juni 1934. Rekaman instrumental berjudul Moon Glow menjadi hits di bulan Juli dan Benny masih mencetak dua lagu top 10 yaitu Take My Word dan Bugle Call Rag. Setelah empat setengah bulan berada di Music Hall, Benny kemudian menandatangani program Saturday Night Let’s Dance di radio NBC. Dalam acara itu, Benny bermain selama satu jam terakhir dalam acara berdurasi tiga jam tersebut. Selama enam bulan mengisi acara itu, Benny menghasilkan enam lagu top 10 di Columbia Record. Setelah itu, dia pindah ke perusahaan rekaman RCA Victor yang diberinya lima lagu top 10.

Setelah meninggalkan acara Let’s Dance, Benny menggelar tur nasional pada musim panas 1935.Tur itu tidak terlalu sukses hingga dia tiba di Pantai Barat, dimana acara Let’s Dance didengar tiga jam lebih awal ketimbang di Pantai Timur Amerika Serikat. Penampilannya di Palomar Ballroom, Los Angeles 21 Agustus 1935 menuai kesuksesan luar biasa. Bahkan saat itu didaulat sebagai hari dimulainya era musik swing. Pada tahun 1936, Benny mencetak 15 lagu top ten termasuk lagu terlaris It’s Been So Long, Goody-Goody, The Glory of Love, These Foolish Things Remind Me of You dan You Turner the Tables on Me, semua lagu tersebut dibawakan Helen Ward. Kemudian Benny menjadi pembawa acara serial radio The Camel Caravan yang mengudara hingga akhir 1939. Pada Oktober 1936, orkestra Benny Goodman memulai debutnya di layar perak, The Big Broadcast of 1937.

Kesuksesan Benny Goodman terus berlanjut. Pada Februari 1937, dengan menampilkan vokalis Ella Fitzgerald, dia kembali mencetak hits. Itu adalah hits pertama band Benny Goodman dnegan pemain terompet baru Harry James. Lagu ini juga menjadi yang pertama dari enam lagu top 10 tahun 1937. Pada bulan Desember orkestra Benny Goodman kembali tampil di layer perak kali ini dalam film Hollywood Hotel. Puncak kepopuleran Benny di era 1930-an adalah pada Januari 1938 saat dia menggelar konser di Carnegie Hall.

Pada 1939, Benny kehilangan banyak musisi andal setelah Gene Krupa dan Harry James memilih mendirikan band sendiri. Selain itu, Benny juga menghadapi kompetisi yang semakin ketat dari musisi-musisi pendatang baru seperti Artie Shaw dan Glenn Miller.  Meski demikian, Benny masih mampu mencetak 8 lagu top ten termasuk lagu terlaris And the Angels Sing. Menjelang akhir 1939, Benny kembali ke Columbia Records. Pada November, Benny tampil dalam drama musical Broadway, Swingin’ the Dream, memimpin sebuah sekstet. Sayangnya pertunjukan itu tak berumur panjang, namun meski berumur pendek pertunjukan itu menghasilkan komposisi Darn That Dream yang menjadi lagu terlaris pada Maret 1940. Sepanjang tahun 1940, Benny hanya menghasilkan tiga lagu top ten. Kemuduran ini juga diakibatka karena dia sempat menderita sakit dan beristirahat total hingga menjelang akhir 1940.

Terlibatnya Amerika Serikat dalam Perang Dunia II, dan terjadinya larangan rekaman oleh Federasi Musisi Amerika pada Agustus 1942 menjadi masa-masa sulit bagi para seniman musik. Namun, Benny masih mampu mencetak beberapa lagu laris misalnya Taking A Chance of Love tahun 1943 yang merupakan bahan rekaman lama sebelum terbitnya larangan rekaman. Selama masa ‘bebas’ ini, Benny menggunakan waktunya untuk membintangi sejumlah film misalnya Powers Girl, Stage Door Canteen dan The Gang’s All Here.

Setelah menggelar tur di timur jauh pada 1956-1957, Benny Goodman semakin sering tampil di luar Amerika Serikat. Pada tahun 1962, dia menggelar tur di Uni Sovyet yang menghasilkan album Benny Goodman in Moscow. Pada tahun 1963, RCA Victor merancang rekaman studio, reuni Benny Goodman Quartet tahun 1930-an yang menampilkan Benny Goodman, Gene Krupa, Teddy Wilson dan Lionel Hampton. Hasilnya adalah album Together Again! yang cukup laris pada tahun 1964.

Di tahun-tahun berikutnya Benny Goodman semakin jarang merilis album. Namun pada 1971 dia masih bisa menembus tangga lagu terlaris dengan menelurkan album Benny Goodman Today yang direkam langsung saat konser di Stockholm. Album terakhir yang kemudian dirilis sebelum kematiannya dalam usia 77 tahun adalah Let’s Dance. Sebuah soundtrack televise yang menghasilkan Grammy Award untuk penampilan instrumental jazz terbaik. (koko/ymn/berbagai sumber)