Pilih Mana: Pizza, Siomai, atau MU?

By on March 10, 2007

Banyaknya pengunjung Java Jazz 2007 membuat para pedagang di sekitar JCC untung besar. Air mineral berukuran 600 ml, yang biasanya dijual seharga Rp. 2.000,- melonjak menjadi Rp. 5.000,- /botol. Begitu juga dengan teh botol, yang merangkak menjadi Rp. 4.000,-/botol.

Di dalam arena JCC, oleh pihak penyelenggara juga dibangun sebuah tenda besar yang berisi beragam produk makanan dan minuman. Harganya pun tak jauh berbeda dengan para pedagang asongan yang berada di luar arena Java Jazz 2007, namun lebih lengkap pilihannya. Untuk 1 porsi pizza ukuran personal dijual seharga Rp. 10.000,- Rata-rata, tarif makanan berkisar antara Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-

Ragam makanan yang tersedia, dan menjadi incaran para pengunjung adalah Sio Mai, Mie Ayam, Burger, Pizza, hingga minuman seperti Capucinno dan teh botol. Banyak pengunjung yang makan dan minum sambil berdiri seperti yang terlihat pada foto di atas.

Sementara itu, di booth Kabel Vision pada hari Sabtu (3/3) malam, sekitar Pukul 20.30 WIB. Puluhan pasang mata tampak terpaku menatap plasma TV yang dipajang di booth yang menjual layanan televisi berlangganan tersebut. Menonton  live concert Chick Corea Electric Band? Bukan. Ternyata, puluhan penggila bola sedang menikmati siaran langsung pertandingan sepak bola antara Liverpool dan Manchester United (MU), yang berakhir dengan skor 1 – 0 untuk MU.

Liverpool dan MU memang memiliki daya sihir yang sanggup mengalihkan perhatian pencinta jazz yang mengunjungi Java Jazz 2007. Sementara, di beberapa panggung tak jauh dari booth Kabel Vision, sejumlah musisi jazz dunia sedang menunjukan kepiawaian mereka berimprovisasi. Begitu juga dengan Christiano Ronaldo, yang tampak berimprovisasi menggiring si kulit bundar menuju gawang Liverpool. Ops…Ternyata bola melebar keluar lapangan. (ymn)

Foto: Yollis M.N/Horizon-line.Com