Pianis Jazz Cilik Itu Bernama Zefa

By on November 12, 2005

Dunia jazz tanah air kehadiran seorang pianis cilik berbakat. Namanya adalah F. Zefanya Hartani Putra, atau bisa dipanggil Zefa. Kiprahnya di jagat musik jazz Indonesia memang belum begitu lama, tapi bakat musiknya terlihat cukup menonjol ketika tampil di panggung  Java Jazz Festival, Maret 2005 lalu.

Zefa belajar piano klasik pada usia 6 tahun, tepatnya di Sekolah Musik Nada, di kota Bandung. Pada awal 2003 hingga Maret 2005, Zefa belajar musik jazz dengan dukungan Bp. Bambang Nugroho dan dilanjutkan di Venche Music School. Di samping jazz, pianis cilik ini juga belajar musik klasik sejak tahun 2000.

Lalu, mengapa belajar musik jazz? “Disuruh papi, karena katanya kalau bisa jazz, main lagu apa pun juga pasti bisa,” ujarnya polos. Sedangkan musisi favoritnya adalah Beethoven, Oscar Peterson, Hank Jones, Stan Getz, Imam Pras dan Indra Lesmana.

Bakat musik Zefa sangat didukung oleh kedua orangtuanya, karena ayahnya juga seorang pemain drum di gereja. “Selama sekolahnya tidak terganggu, papa dan mama sangat mendukung musik Zefa,” tambah bocah yang bercita-cita jadi pianis dunia ini.

Obsesi bocah kelahiran Bandung, 16 April 1994 ini adalah terus belajar musik. “Kalau bisa mendapatkan beasiswa, Zefa ingin sekolah musik di Amerika,” ungkap pelajar kelas 6, SDK Bina Bakti, Bandung. Zefa memang ingin terus belajar musik hingga dewasa nanti.

Sejumlah prestasi pernah diraih Zefa. Di antaranya mendapatkan piagam MURI sebagai pianis termuda yang menyelenggarakan konser tunggal klasik dan jazz pada tahun 2004 lalu, Juara pertama Lomba Puisi Bahasa Inggris (2001), Juara ketiga Festival Sekolah Musik Nada (2003), dan lulus Audisi untuk mengikuti festival piano klasik di Ibla, Italy (2005).

Pada pertengahan bulan November 2005 nanti, Zefa juga akan berpartisipasi pada Bali Jazz Festival 2005, dan selanjutnya akan berkolaborasi dengan pianis Nial Djuliarso pada bulan Januari 2006 mendatang di Bandung.

Panggung musik jazz agaknya menjadi ajang yang menarik bagi bocah berbakat ini. Kiprah Zefa memang layak didukung. Jam terbang Zefa di berbagai panggung jazz harus terus ditambah. Zefa memang sedang melakukannya. Selamat datang pianis jazz belia! (ymn)