Penghormatan Untuk Chick Corea

By on March 18, 2001

Pianis yang doktor, Chick Corea, memang tidak bisa diam. Baru saja Menyabet Grammy Awards-nya yang ke-11, untuk kategori Aransemen Intsrumental Terbaik untuk komposisi Spain for Sextet and Orchestra di album klasiknya Corea Concerto, akhir Pebruari 2001 lalu. Kini, ia sudah siap menggelar konser di Amerika.

Konser Chick Corea ini dalam rangka promo album keluaran Strecht Records: Past, Present & Future, album inovasi pianis mashur itu dengan ‘penemuan’ trio baru yakni The Chick Corea New Trio. Di trio ini, Chick menggandeng Avishai Cohen – bass, dan Jeff Ballard – drums.

Inilah trio pertama Chick yang masuk dapur rekaman sejak 10 tahun terakhir. Mengapa drum dan bass yang dipilih? “Piano, bass dan drum adalah jiwa sound jazz,” kata Chick mantap. Bekerja sekian lama dengan ritme grup Origin membuat Avishai dan Jeff sudah mafhum dengan gaya Chick.

“Kami membawa pemahaman pribadi ke dalam setiap komposisi, dengan rasa dan dengan hati. Dalam tataran inilah sebuah komposisi nyata grup terbentuk,” tambah Chick.

Dilihat dari judul album, sudah pasti kalau ini karya rekonstruksi musikal Chick sejak pertama kali berkecimpung di dunia musik hingga menorehkan sejarah sebagai salah satu komponis dan pianis paling dikagumis. Transformasi perjalanan Chick terbentang nyata.

“Semuanya….,” kata Chick, “termasuk masa lalu dan masa depan adalah bagian dari masa kini,” Chick berfilsafat. Ia mengusung lanskap masa kecilnya di Chelsea, Massachusetts dalam komposisi The Chelsea Shuffle. Ia juga mengenang ibunya, Anna dalam komposisi Dignity dan Anna’s Tango.

Bersamaan dengan tur yang bakal dijalaninya, pemerintah Amerika juga memberi kehormatan lain bagi Chick Corea. Namanya akan diabadikan sebagai nama sebuah jalan di Boston, yakni Chick Corea Avenue.

Yah, kehormatan memang bisa berbentuk apa saja. Dan musik menebar ke segala penjuru ruang dan waktu, lewat sesuatu yang kadang-kadang tidak musikal, seperti nama jalan tersebut. (mnh)