Monk Night ala Komunitas Jazz Kemayoran

By on September 8, 2010

Masih ingat dengan komposisi Round Midnight, Misterioso atau Epistrophy? Benar, ketiganya adalah komposisi yang pernah dibawakan oleh musisi jazz legendaris, Thelonious Monk. Nah, pada pelaksanaan acara Komunitas Jazz Kemayoran (KJK) yang ke-78, pada hari Minggu, 26 September mendatang, musik Thelonious Monk akan menjadi tema utamanya.

Lalu, mengapa mengambil tema Monk di acaranya KJK? “Karena Monk unik. Dan memang misinya KJK, selain memperkenalkan musik jazz, juga mengangkat tokoh penting yang berpengaruh dalam musik jazz,” ujar Beben Jazz, pendiri dan penggagas KJK kepada Horizon-Line.Com.

Monk Night, seperti diungkapkan pihak KJK,  akan dilaksanakan di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, mulai pukul 16.30 – 22.00 WIB. Sejumlah kelompok jazz muda yang sudah memastikan diri untuk tampil, di antaranya The Rivercross, Dangu, Beben Jazz, Alifa & Imaginary, dan Kosa Kata.

Thelonious Monk dianggap sebagai salah satu musisi terpenting dalam sejarah jazz. Monk memiliki gaya improvisasi unik dan memberi banyak kontribusi terhadap repertoire jazz standard, antara lain Epistrophy, Round Midnight, Blue Monk, Straight No Chaser dan Well, You Needn’t. Monk yang juga dikenal dengan nama Melodius Thunk kerap dianggap sebagai pencipta gaya bebop.

Monk tumbuh besar di New York dan mulai bermain piano pada usia sekitar lima tahun dan memperoleh pekerjaan tur pertamanya saat menemani seorang pendeta. Monk sangat terinspirasi oleh permainan seorang pianis terkenal Harlem saat itu James P Johnson yang kebetulan juga adalah tetangganya. Namun, saat Monk tampil bersama Minton Playhouse band tahun 1940-1943, dia mulai mencari gaya dan cirri khasnya sendiri. Pada rekaman-rekaman awal Monk, permainan pianonya terdengar mirip aksi Teddy Wilson namun menggunakan lebih banyak ritme dan harmoni.

Nah, Anda diundang untuk hadir di acara KJK! (yollismn)