Merumuskan Kembali Sejarah Musik Jazz

By on February 1, 2001

PETA jazz di milenium baru berubah. Cabang-cabang baru jazz tumbuh akibat simbiose dengan entitas musik lain. Kini ada acid jazz, techno jazz, world jazz dan banyak sebutan jazz lain bermunculan. Subur. Meski jazz standar atau mainstream masih jadi pijakan, dan musisi-musisi baru, penerus para master jazz bermunculan di berbagai belahan dunia. Peta jazz sudah berrubah. Paling tidak bertambah banyak.

Itulah sebabnya, banyak buku-buku jazz yang harus ditinjau ulang dan direvisi. Ini juga yang kini dilakukan oleh The New Grove Dictionary of Jazz, yang mengeluarkan edisi terbarunya belum lama ini. Edisi baru ini dapat dilihat di situs penyedia buku-buku referensi xrefer.com, satu-satunya situs online yang mempublikasikan kamus jazz itu. Kamus jazz baru tersebut melengkapi koleksi yang sudah terpampang di www.xrefer.com, seperti The Grove Concise Dictionary of Music, The Oxford Dictionary of Music, dan The Penguin Dictionary of Music.

Kamus jazz The New Grove Dictionary of Jazz sendiri adalah yang terbesar, terlengkap, paling komprehensif, serta dianggap sebagai referensi tentang kerja jazz yang paling akurat yang pernah dipublikasikan. Lebih dari 4500 artikel dari penulis-penulis terkenal dalam berbagai aspek bahasan, dari mulai karya jazz, komposisi, komposer, aransemen, instrumen, terminologi jazz, style jazz, label jazz, institusi, klub jazz, festival-festival dan tentu saja rekaman-rekaman jazz. Selain itu, buku wajib bagi para penggemar jazz dan pemerhati jazz ini berisi biografi dari para master jazz, dan 1800 koleksi jazz terpilih.

Pada terbitan terbaru, Adam Hodgkin, direktur utama xrefer.com menulis, “The New Grove Dictionary of Jazz adalah kamus terdepan di bidangnya. Bukan cuma kedalaman pembahasan yang kami sajikan untuk (para user) xrefer.com, tapi juga manfaat besar yang kami dapat dari kerjasama business to business ini.” (mnh/ymn)

The New Grove Dictionary of Jazz