Menghidupkan Kembali Jazz di Bintaro

By on May 4, 2001

Main trio itu enak. Tapi mungkin benar bahwa bukan karena sekadar mengikuti Chick Corea atau Pat Metheny saja. Yang menyenangkan, ungkap Riza Arshad,  mereka bermain dalam suasana penuh pengertian. Trionya bersama Yance Manusama dan Arie Ayunir, memainkan komposisi Ija — begitu biasa ia dipanggil, atas landasan saling mengetahui selera dan kemauan masing-masing.

Trio tersebut tampil meramaikan Wagega Music Contest 2001 di Kafe Wagega, Bintaro Jaya VII, Minggu 29 April lalu. Menurut Ija, dan diiyakan pula oleh Arie, penampilan trio itu mungkin merupakan farewell showuntuk Arie yang akan bertolak ke AS dalam waktu dekat ini. Ia akan bermukim di San Bernadino, LA, sekitar 10 tahunan! Tapi, lanjut keduanya, trio ini akan menyempatkan diri masuk studio rekaman. “Jadi sebelum Arie pergi, kita masih bisa memberikan suvenir lain, yaitu sebuah album rekaman untuk pencinta jazz Indonesia,” lanjuta Ija.

Selain Trio Ija-Yance-Arie, kontes tersebut juga diramaikan penampilan ADA Band. Kelompok yang tampil dengan dramer barunya, Rama Muktio ini, menampilkan musik yang berbeda dengan apa yang mereka sajikan sebelum ini. Ada nuansa progresif pada musik mereka, yang menorehkan bungkusan lebih menarik. Walaupun mungkin saja perlu dibuktikan lebih lanjut, apakah juga mengandung nilai komersil di pasar.

Yang menarik, peluncuran dari album terbaru ADA Band, TIARA, yang baru dirilis sebulan, telah menunjukan kabar yang cukup menggembirakan. “Kata label kita sih sudah terjual hampir 40.000-an keping, padahal video klipnya belum diputar di televisi lho,” ujar vokalis berambut gondrong ini.

Even musik menarik ini juga menampilkan kontes band, yang dimenangkan oleh kelompok 180 dengan gospel rock, sebagai juara pertama, disusul oleh Kyu Band, dan G2. Yang disebut belakangan mengusung tema fusion untuk komposisi yang mereka bawakan.

Malam itu, Kafe Wagega tampak lebih ramai dari biasanya. Sekitar 350-an pengunjung tampak puas mengikuti sajian acara yang dimulai pada pukul 16.00, dan berakhir pada pukul  22.00 WIB. Kawasan Bintaro pun, tampak lebih meriah. Agaknya Bintaro ingin mengulang kembali kisah suksesnya menggelar musik jazz di Taman Kafe beberapa waktu lalu. Dan, kali ini, Kafe Wagega sepertinya akan melanjutkan “ritual” tersebut.

Acara menarik ini didukung pula oleh Horizon-Line.Com, Majalah NewsMusik dan Harry’s Drums. Menurut kabar dari pihak Wagega, pada 25 Mei mendatang, akan kembali berlangsung acara musik Jazz rutin, setiap dua bulan sekali. Nah, bagi Anda yang berada di kawasan Bintaro, even musik ini dapat dijadikan referensi. (gideonm/ymn)

Foto: Simak Dialog (MySpace)