Matt Bianco, Tawarkan Bossanova hingga Salsa

By on March 5, 2009

Grup musik Matt Bianco dibentuk pada tahun 1982 oleh Mark Reilly, Danny White, Toto Poncioni ditambah vokalis Basia, tak lama setelah Reilly dan White meninggalkan gaya Blue Rondo a la Turk. Album pertama mereka Whose Side Are You On langsung membuat mereka menjadi superstar dalam waktu singkat. Album ini sangat laris di pasaran dan memperoleh sejumlah penghargaan.

Matt Bianco mengusung musik yang menggabungkan ska, jazz dan soul berbaur dengan lantunan suara vokalis asal Polandia, Basia, yang unik dan harmonis. Hits mereka antara lain Get Out of Ypur Lazy Bed dan Half a Minute membuat grup ini merajai Eropa pada tahun 1984.

Formasi awal grup ini bubar setelah rilis album pertamanya. Mark Reilly kemudian bergabung dengan mantan keyboardis Wham, Mark Fisher. Formasi baru ini tetap menggunakan nama Matt Bianco namun hehadiran Fisher memberi warna baru dalam musik Matt Bianco. Mereka memainkan musik mulai bossanova, salsa hingga pop.

Album kedua mereka, Matt Bianco meraup sukses besar. Dalam tur Eropanya, Matt Bianco berhasil menarik 250.000 penonton di 9 negara. Dalam penampilannya, Matt Bianco memang sangat luar biasa. Mereka menampilkan 13 orang musisi sekaligus dalam satu panggung, termasuk pemain saksofon tenor legendaris Ronnie Ross.

Setelah sukses di Eropa, perusahaan rekaman Warner Brothers memutuskan  sudah saatnya Matt Bianco merambah pasar Eropa.  Mereka kemudian menyewa suami Gloria Estefan, Emilio sebagai produser untuk beberapa lagu dan kemudian merekam album ketiga Indigo. Sayangnya single Don’t Blame It on That Girl dan Good Times yang dirilis tahun 1988 tidak terlalu sukses. Namun, Wap-Bam-Boogie juga di album yang sama cukup sukses di tangga lagu dansa dan mencapai posisi 11 di tangga lagu terpopuler Inggris. Ini adalah raihan terbesar Matt Bianco sepanjang karir musik mereka baik dalam formasi duo atau trio.

Sejak tahun 1991, Matt Bianco memproduksi album mereka di studio pribadinya dan melanjutkan karir musik mereka yang impresif. Tahun 2004, Mark Fisher mengundurkan diri. Kondisi ini membuat Mark Reilly bergabung kembali dengan Basia dan Danny White, serta menandatangani kontrak dengan Emarcy Records yang kemudian merilis album ke-12 mereka, Matt’s Mood.

Tur mereka di beberapa kota di Amerika Serikat juga menuai sukses dan pujian. Setelah sukses album ini, Danny dan Basia kemudian memutuskan untuk bersolo karir. Dan tahun 2007 Mark Fisher dan Mark Reilly kembali bergabung untuk memproduksi album terbaru Matt Bianco. (ervan/ymn)