Konser “Baur” Simak Dialog

By on May 1, 1999

Sebuah konser musik jazz kembali digelar. Kali ini kelompok musik jazz Simak Dialog yang punya hajatan. Judul konsernya sendiri adalah “Baur“, diambil dari nama album kedua milik mereka: “Baur” (1999). Malam itu (1/5/99), penggemar jazz Jakarta larut dalam komposisi-komposisi jazz yang ditawarkan oleh Simak Dialog. Penonton membludak, memenuhi Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), yang berdaya tampung 500 penonton.

Konser ini adalah hasil kerjasama Simak Dialog dan GKJ. “Kami sangat berterima kasih kepada GKJ, yang mau bekerjasama mensukseskan konser ini,” ujar Riza Arshad, ketika menutup konser tersebut. GKJ memang memasukan jadwal konser tersebut dalam agenda mereka untuk periode Mei 1999.

Komposisi-komposisi yang ditampilkan dalam konser tersebut sebagian besar diambil dari album terbaru mereka, serta dua komposisi dari album terdahulu. Diantaranya adalah Du Wangka, Australia, Baur, The Tramp, hingga Zaman Telah Berganti. Penonton pun terkesima dan larut dalam “dialog” yang mereka lontarkan.

Peluncuran album “Baur” ini telah mengalami perjalanan panjang. Direkam sejak Mei 1997 lalu, kemudian menyusul di bulan Juni dan Desember 1998. Sedangkan untuk komposisi “Baur” sendiri, proses rekamannya dilakukan secara live, pada 6 Maret 1997 lalu, di Erasmus Huis, Jakarta, saat digelar konser mereka yang pertama. Semua proses rekaman pada album ini direkam di studio Indra-Gilang.

Sebenarnya album ini dirilis pada akhir tahun 1998 lalu, akan tetapi baru direalisasikan pada Mei 1999. Menurut Riza Arshad, pianis kelompok Simak Dialog, kesibukan dari masing-masing personil adalah penyebab dari tertundanya proses rekaman dari album ini. Padahal. Proses rekamannya telah dimulai sejak Mei 1997 lalu.

Tanggapan penonton yang memadati GKJ malam itu cukup bagus. Agaknya publik jazz Jakarta sangat rindu dengan konser-konser jazz serupa, menyusul konser David Benoit April lalu. “Sayang, konser ini hanya dilakukan di Jakarta. Padahal kami yang berada di daerah juga menantikannya,” tulis Putri, penggemar jazz asal Yogya, kepada Horizon-line.Com melalui e-mail.

Dalam album kedua ini, Simak Dialog juga didukung oleh Ivan Nestorman (vocals/guitar) dan Adi Dharmawan (voice/akordion), di samping personil Simak Dialog sendiri: Riza Arshad (piano, synthesizer, akordion), Arie Ayunir (dram), Indro Hardjodikoro (bas) dan Tohpati Ario Hutomo (gitar elektrik dan akustik).

Nah, album “Baur” telah dirilis. Sekalipun mengalami perjalanan cukup panjang untuk itu. Saat ini album Baur sudah dapat Anda dapatkan di berbagai toko kaset. Anda-lah yang paling berhak untuk menilai komposisi-komposisi yang ditawarkan. Selamat buat Simak Dialog! Semoga sukses, bung! (ymn)