KJK, Eksis Tanpa Dukungan Sponsor

By on May 3, 2007

Komunitas Jazz Kemayoran (KJK), tahun ini merayakan ulang tahunnya yang ketiga. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh komunitas yang sering beraksi setiap bulan di kawasan Kemayoran ini. Jazz, oleh KJK, dibuat lebih “merakyat” dengan konser musik jazz gratis setiap akhir bulan. Banyak musisi jazz muda yang telah lahir dan tumbuh di komunitas ini.

Untuk memeriahkan hari jadinya yang ketiga, maka pada hari Jumat, 4 Mei 2007, bertempat di Balai Kartini Hall, Jl. Gatot Sobroto, Jakarta, digelar sebuah program musik jazz bertajuk Indonesian Jazz Regeneration, yang akan menampilkan musisi-musisi jazz belia, bincang jazz, talk show, jazz video presentation, klinik dan workshop jazz, dan sejumlah program menarik lainnya.

Beberapa kelompok jazz anak muda yang dipastikan akan tampil di acara tersebut adalah: Bobb Quartet, Storyteller, Zarro, ChakDeZa Trio, Jazzphonic, Soulblend, Gadsby, Dissonant, Ensemble d’Etudian, Starlite, dan Notturno. Hampir semua yang tampil memang tumbuh dan sering berkiprah di KJK sejak 2004 lalu.

Terus eksisnya KJK hingga kini memang sebuah kerjakeras dan idealisme yang tak kunjung padam. Ketika banyak program musik jazz di tanah air yang mengkambinghitamkan masalah dana untuk kelangsungan hidup programnya, KJK berpikir sebaliknya. KJK harus terus tumbuh, sekalipun tak didukung dana yang cukup. “Dana bukanlah hambatan utama kami. Buktinya, KJK bisa tetap eksis sejak 2004 lalu hingga saat ini,” ujar Beben SM, pendiri KJK.

Lalu, apa obsesi KJK selanjutnya? “Kedepan, saya berharap KJK tetap menjadi wadah bagi generasi-generasi muda untuk berkembang bersama jazz, memproduksi album jazz, membawa mereka ke ajang internasional, hingga membuat festival musik jazz tahunan,” jelas Beben.

Nah, bagi Anda yang ingin mendapatkan alternatif program musik jazz yang berbeda, maka Anda diundang untuk hadir di acara yang digelar secara gratis ini. Sekali lagi, selamat untuk KJK! (ymn)