Jazz untuk Profesional Muda

By on May 2, 1999

Bagi Anda yang sering mendengarkan radio, nama Trijaya FM, tentunya sudah tak asing lagi. Informasi bisnis dan liputan-liputan beritanya menjadi referensi banyak profesional muda Ibu Kota. Lalu, bagaimana dengan jazz? Apakah para profesional muda penikmat jazz juga dimanjakan oleh stasiun radio ini? Program seperti apakah yang ditawarkan guna menggaet para jazz lovers?

Kalau boleh dibilang Jakarta “kalah” dengan Bandung untuk urusan stasiun radio yang mengusung jazz sebagai tema jurnalismenya. Sejak dulu, Bandung berkibar dengan radio KLCBS, yang benar-benar jazz. Sepanjang hari, ratusan komposisi jazz diperdengarkan kepada pendengar setianya. Demikian pula dengan info aktual seputar jazz dibahas tuntas.

Lalu, bagaimana dengan Jakarta? Cemburu. Kira-kira itulah yang bisa dikatakan. Sekalipun Jakarta boleh bangga dengan Jakarta International Jazz Festival (Jakjazz)-nya, tetapi untuk urusan radio, Bandung lebih unggul. Paling tidak hingga saat ini KLCBS tetap eksis dengan konsep nekatnya: radio jazz.

Saat ini publik jazz Jakarta hanya mendengarkan komposisi jazz melalui beberapa stasiun radio. Di antaranya adalah Radio Arif Rahman Hakim (ARH), serta beberapa stasiun radio yang secara sekilas menghadirkan jazz sebagai “pemanis” belaka. Salah satunya yang cukup profesional adalah program Carlo Carlos Show (CCS), yang disajikan setiap hari Minggu, pukul 18.00 – 21.00 WIB, di Trijaya FM Jakarta.

Secara umum konsep acara ini cukup menarik. Selama lebih dari tiga jam, setiap hari Minggu sore, Anda bisa mengikuti sajian menarik ini. Di samping komposisi-komposisi jazz contemporary, beragam informasi menarik dapat Anda ikuti. “Kami memang hanya menyajikan berita-berita ringan seputar human interests untuk para profesional muda, ” ujar Rima Fausi, pembawa acara CCS, kepada Horizon-line.Com. Menurutnya, CCS memiliki pendengar setia yang selalu meminta komposisi-komposisi jazz tertentu untuk diputarkan.

Pada awalnya CCS dibawakan sendiri oleh Peter F. Gontha, salah satu pendiri Trijaya FM, yang memang suka dengan jazz. Tapi, seiring dengan kesibukannya, acara ini kemudian dibawakan oleh beberapa penyiar lain, sebelum akhirnya — kira-kira enam bulan lalu, CCS digawangi oleh Rima Fausi hingga sekarang. Maka, informasi ringan serta suguhan komposisi-komposisi jazz dari Yellow Jacket, George Benson, hingga Earth Wind & Fire dapat Anda nikmati melalui suara merdu si pembawa acara.

Nah, bagi Anda profesional muda Jakarta, yang suka dengan jazz, program acara menarik ini bisa Anda ikuti. Paling tidak, di samping radio ARH — yang belakangan mulai kurang nge-jazz, maka CCS dapat Anda jadikan referensi untuk mendengarkan komposisi-komposisi jazz ringan, serta informasi seputar human interests yang menarik. Semua informasi yang disajikan di acara ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Ingin bukti? Simak CCS dari Trijaya FM, setiap hari Minggu sore. Selamat mendengarkan! (ymn)