Jazz di Kampung Tenda Semanggi

By on June 21, 1999

The Sunday Jazz Club Jakarta memasuki edisi ke dua, dan diselenggarakan bersamaan dengan program acara musik kemanusiaan: Suara Persaudaraan 2, di Kampung Tenda Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu malam lalu.(20/6)

Yang tampil pada malam itu adalah adalah Yance Manusama & Friends, yang berhasil memukau penonton dengan komposisi-komposisi jazz standar, dan diselingi pula dengan komposisi jazz fusion, milik Incognito, hingga Earth Wind&Fire.

Turut memeriahkan acara tersebut, Bertha, vokalis jazz yang tampil dengan menarik, menghibur penonton dengan jangkauan vokalnya yang luar biasa. Bertha agaknya mengerti keinginan penonton, yang rata-rata kaum muda itu. Maka, di samping komposisi-komposisi jazz standar, penyanyi bersuara berat itu menyelingi dengan komposisi-komposisi ringan, milik Incognito. Dan, penonton pun puas dibuatnya.

Acara jazz mingguan ini diam-diam mulai menggaet penonton yang bukan penggemar jazz. Terbukti dengan banyaknya “muka baru” yang memadati tempat tersebut. “Saya suka menonton acara ini karena lagu-lagu yang dibawakannya cukup funky,” ujar Jim, karyawan sebuah perusahaan konsultan, kepada Horizon-line.Com.

Yance Manusama & Friends didukung oleh: Yance Manusama (bas), Iwang Noorsaid (drum), Arief (sax), Lian (guitar), Rita Silalahi (keyboard), dan juga menampilkan Bertha (vokal).

Pertunjukan berakhir pada pukul 22.30 WIB. Banyak penonton yang enggan meninggalkan tempat duduknya. Tampaknya sajian malam itu cukup mendapat tempat di hati penonton, yang rata-rata kaum muda itu. “Minggu depan kami mengundang Anda untuk kembali di tempat ini,” ujar Bertha, yang juga merangkap sebagai MC pada malam itu. Wah, tawaran menarik bagi Anda yang suka musik jazz. Mau bergabung? (ymn)