Jazz Asli Indonesia ala Deviana Daudsjah

By on September 24, 2000

DEVIANA Daudsjah, yang baru saja sukses menggelar workshop jazz, bersama KOMSENI dan DAYA, agaknya tak main-main untuk berkiprah di dunia jazz Indonesia. Pendidik jazz berdarah Aceh ini, merencanakan untuk merilis sebuah album jazz, dengan komposisi-komposisi yang diambil dari lagu-lagu asli Indonesia. Inilah sebuah proyek idealis yang memiliki tujuan mulia: mensosialisasikan musik jazz di Indonesia. Lalu, mengapa menampilkan lagu-lagu asli Indonesia?Deviana boleh dibilang musisi jazz yang idealis. Kiprahnya menggelar workshop jazz terbilang sukses. Sekalipun, menurut penuturannya, acara tersebut kurang begitu menguntungkan. Namun, semangatnya untuk mensosialisasikan jazz pada generasi muda akhirnya membuahkan hasil. Dari tujuh peserta yang menjadi “muridnya”, akhirnya terus bertambah menjadi lebih dari 60 peserta, di akhir penyelenggaraan. Ini adalah sebuah langkah awal yang baik.

Pianis yang memiliki vokal prima ini juga sedang menggarap sebuah album jazz asli Indonesia. Pasalnya, hampir sebagian besar komposisi yang dihadirkan, diambil dari lagu-lagu rakyat dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya adalah Tanase, Gundul-gundul Pacul, Butet, dan beberapa komposisi jazz standar. “Lagu-lagu daerah tersebut digunakan karena lebih akrab dengan pendengar di Indonesia,” ujar Deviana kepada Horizon-line.Com.

Semua komposisi di album tersebut digarap dengan warna jazz standar yang kental. Setiap komposisi, menurut Deviana, mewakili style yang ada dalam jazz. “Ada yang diaransemen dengan gaya bebob, ada pula yang bergaya swing“. Yang jelas, lanjut musisi jazz yang berobsesi untuk membuat Akademi Jazz ini, semua komposisi akan digarap dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan jazz di kalangan generasi muda Tanah Air. Itulah tujuan dari dirilisnya album yang sedang dalam proses penggarapan ini (ymn)