Jak Jazz 2008: Abraham Laboriel Masih Enerjik

By on December 2, 2008

Jakarta International Jazz Festival (Jak Jazz) 2008 baru saja berakhir. Sejumlah musisi jazz papan atas dari mancanegara seperti Yellow Jacket, Abraham Laboriel dan Open Hands, Andrae Crouch, Kyoto Jazz Massive, Michelle Nicolle Quartet, Monica Akihary, tampil menghiasi panggung jazz tahunan tersebut.

Abraham Laboriel, yang tampil bareng Open Hands, membius penonton dengan atraksi panggungnya yang enerjik. Pencabik bas gaek ini masih kuat melompat-lompat sembari memainkan bass, menari dengan instumen bass yang dimainkannya, serta aksi-aksi enerjik lainnya. Penonton terpesona dengan aksi Open Hands.

Yellow Jacket, yang tampil di panggung Dji Sam Soe Concert Hall, juga mendapat sambutan meriah dari penggemar setianya. Yellow Jacket, yang didukung Rusell Ferante (keyboards), Bob Mintzer (saksofon), Jimmy Haslip (bass), Marcus Baylor (drums) membius penggemarnya dengan komposisi-komposisinya yang rancak.

Jak Jazz 2008 juga memanjakan pencinta jazz dengan suguhan musisi-musisi lokal. Indra Lesmana Reborn dan Syaharani & The Queenfireqworks mendapat sambutan meriah, disusul Maliq & D’essentials, Oele Pattiselano Trio, Tompi, Andien, Funk Section, Idang Rasjidi & The New Generations, hingga kolaborasi antara Barry & Benny Likumahuwa.

Di akhir pertunjukan Jak Jazz 2008, 10 musisi jazz tanah air tampil bersama dalam kolaborasi lintas generasi. Mereka adalah Ireng Maulana (gitar), Idang Rasjidi (piano), Benny Likumahuwa (trombone), Yance Manusama (bas), Didik SSS (saksofon), Rudi Subekti (drum), Sam Panuwun (keybord), dan tampil juga Tompi, Syaharani, dan Margie Segers.

Ireng Maulana membuka kolaborasi tersebut dengan komposisi The Nearest You, dan disusul komposisi-komposisi lainnya, seperti Fever (Margie Segers), dan You’ve Got A Friends (Syaharani).

Masih seperti waktu pertama dilaksanakan, Jak Jazz tetap bersahaja.  “Saya sangat berbahagia malam ini. Tidak terasa Jak Jazz sudah memasuki edisi kesepuluh. Dulu, waktu pertama kali dilaksanakan pada 1988 lalu, di Taman Ismail Marzuki, acara baru dilaksanakan pukul sepuluh malam,” ujar Ireng Maulana pada malam penutupan Jak Jazz 2008.

Nah, seperti apa panggung Jak Jazz 2008, buat Anda yang tak sempat menyaksikannya, silakan menyimak rekaman kamera hasil liputan Horizon-line.Com di Gallery Jak Jazz 2008! (ymn)

Photography By: Yollis M. N