Dianne Reeves: “Jazz adalah Ekspresi Pribadi”

By on March 28, 2000

BAGI Dianne Reeves, jazz adalah segalanya. Jazz, menurutnya, dapat mempengaruhi karakter seseorang.Termasuk dirinya sendiri. Jazz, menurut penyanyi yang mendapat nominasi sebagai Best Vocal Jazz Performance pada Grammy Awards yang baru lalu, diibaratkan sebagai “paspor” menuju sebuah dunia yang berbeda. Demikian yang diungkapkan Dianne, ketika diwawancarai Jazz Online, edisi Selasa (28/3).

Menjelang penganugerahan Grammy Award yang baru lalu — untuk kategori Best Vocal Jazz Performance, dimenangkan oleh Diana Krall — Dianne Reeves berhasil diwawancarai oleh Jazz Online, seputar Grammy dan pandangannya terhadap jazz. Berikut adalah petikannya:

Dampak nominasi Grammy terhadap karir Anda?
Yang membuat saya mencintai jazz adalah: jazz membuat saya selalu berusaha untuk menemukan keunikan yang ada dalam diri kita, dan selanjutnya diekspresikan. Semua nominasi Grammy tahun ini (Carla Cook, Etta James, Dianna Krall, dan Cassandra Wilson) dalam kategori penyanyi jazz wanita, memiliki karakter dan yang berbeda. Dan saya merasa sangat terhormat untuk dijadikan salah satu nominasi Grammy.

Apa Yang membedakan album terbaru Anda, “Bridges”, dengan album-album terdahulu?
Album terakhir saya adalah semacam album introspeksi. Pengalaman hidup saya dapat diterjemahkan menjadi lirik-lirik lagu. Komposisi-komposisi yang telah saya pilihkan di album ini, adalah sesuatu yang benar-benar saya pahami, karena dapat merefleksikan kehidupan saya.

Komposisi Peter Gabriel, In Your Eyes, adalah contoh paling sempurna untuk merefleksikan pernyataan Anda di atas?
Bagi saya, semua komposisi di album tersebut adalah karya musik yang menarik. Saya dapat mendeskripsikan komposisi tersebut melalui banyak cara. Jazz lebih menekankan pada ekspresi pribadi. Saya senang untuk selalu mencoba sesuatu yang baru. Tapi, tidak untuk saat ini. Di masa lalu, banyak kritikan yang ditujukan kepada saya, lebih diakibatkan karena tak adanya petunjuk yang dapat saya gunakan. Ketika publik musik mendengarkan proyek ini, mereka tak pernah menyangka bahwa mereka sedang mendengarkan beragam aliran musik yang diramu menjadi satu. Karena itulah saya suka dengan tantangan-tantangan itu.

Apakah lebih mudah untuk menggabungkan beragam aliran musik ke dalam jazz pada saat ini?
Menurut saya, ketika Anda sedang bermain musik, atau apa pun, semua itu datang dari pengalaman hidup Anda sendiri. Dan, sesuatu yang membuat musik Anda menjadi menjadi begitu spesial adalah karena musik tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, melainkan dengan berimprovisasi. Mendefinisikan konsep musik dan karakter suara Anda adalah sesuatu yang sangat penting. Untuk saat ini, hal tersebut sangat sulit dilakukan. Namun, saya suka dengan kondisi di mana banyak anak muda yang bermain musik dan membawa sesuatu yang baru dan segar dalam musik mereka.Saya ingin menjadi bagian dari petualangan itu.

Cara terbaik untuk menjaring pendengar muda usia?
Pada kenyataannya, musik jazz telah melakukan semua itu. Jazz adalah “paspor” Anda menuju pengalaman baru yang lebih beragam. Apa yang telah dilakukan oleh seorang Dizzy Gilespie tak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh banyak musisi pada saat ini. Sama seperti musik Brazil yang masih murni pada era 60-an hingga awal 70-an, lalu mulai bercampur dengan fusion. Pada saat yang sama, jazz pun mulai mempengaruhi musik pop.

Pada beberapa komposisi, terlihat sangat pribadi. Apakah itu adalah refleksi kehidupan Anda?
Saya selalu seperti itu pada setiap rekaman yang pernah dibuat. Namun, akan sangat berbeda saat Anda mulai menapaki usia empat puluh. Saat itu, Anda akan terlihat berbeda secara total. Begitu pula yang terjadi dengan diri saya. Saya berusaha untuk menerima diri saya apa adanya. Saya telah melakukan banyak hal dalam kehidupan saya, dan saya tahu apa yang seharusnya saya perbuat.

Pertama kali menyadari bahwa jazz adalah pilihan Anda?
Saya berasal dari keluarga musisi, dan yang pertama kali mempengaruhi diri saya adalah Paman saya, seorang pemain bas yang memainkan musik jazz. Beliau memberikan kepada saya rekaman-rekaman musisi jazz seperti Ella F, Sarah Vaughan, Billie Holliday, hingga Dakota Staton.

Jadi, ini adalah saat terbaik untuk menjadi seorang Dianne Reeves?
Ooo, yeah. Tentu!  (ymn)