Dedikasi WordPress 2.8 untuk Chet Baker

By on June 11, 2009

Bagi Anda yang sering ngeblog, pasti sangat familiar dengan WordPress. Nah, sebuah kabar gembira untuk Anda: pihak WordPress baru saja merilis versi terbarunya, WordPress 2.8, yang dihadirkan untuk menyempurnakan versi sebelumnya yaitu WordPress 2.7.1.

Lalu, apa hubungannya dengan jazz? WordPress memang bukan sebuah nama grup jazz baru, tapi versi teranyarnya ini didedikasikan untuk peniup trumpet legendaris, Chesney Henry ‘Chet’ Baker atau Chet Baker. Itulah sebabnya, diberi nama WordPress 2.8 – Baker.

Banyak fitur menarik yang dihadirkan di versi paling baru dari software yang menjadi favorit para blogger ini. Di antaranya adalah: lebih cepat untuk digunakan, CodePress dan widget interface terbaru, new screen option di setiap halaman, hingga menginstal WordPress themes hanya dalam sekali klik.

WordPress memang selalu menggunakan nama-nama musisi jazz setiap kali merilis sebuah versi baru. Pada versi sebelumnya, misalnya, diberi nama WordPress 2.7 – Coltrane, yang didedikasikan untuk musisi John Coltrane. Ihwal dekatnya WordPress dengan musik jazz tentu ada sebabnya, yaitu sang pendiri, Matt Mullenweg, memang seorang pencinta jazz berat.

Chet Baker lahir dalam keluarga musik di Yale, Oklahoma. Ayahnya adalah pemain gitar professional dan Baker memulai karir menyanyinya sebagai anggota koor gereja. Sang ayah memperkenalkan Chet pada trombone. Chet kemudian beralih ke terompet, karena merasa trombone terlalu besar untuknya. Mendapatkan pendidikan musik di Glendale Junior High School, namun meninggalkan sekolah pada usia 16 tahun untuk bergabung dengan Angkatan Darat Amerika Serikat. Dia ditempatkan di Berlin dan bergabung dengan band pasukan ke-289 Angkatan Darat.

Penampilan professional pertamanya yang patut dicatat adalah, saat tampil bersama saksofonis band Vido Musso dan  Stan Getz. Namun, namanya semakin terkenal setelah dia dipilih Charlie Baker untuk bermain bersama dalam beberapa pertunjukan West Coast. Tahun 1952, Baker bergabung dengan kuartet Gerry Mulligan, yang kemudian menjadi fenomena. Beberapa hal yang membuat kuartet Mulligan/Baker istimewa adalah: perpaduan antara permainan saksofon baritone Mulligan, dan tiupan terompet Baker, yang justru tidak memainkan melodi yang sama seperti Charlie Parker dan Dizzy Gillespie.

Komposisi My Funny Valentine, versi kuartet Baker, yang memperdengarkan permainan trumpet solo Baker, menjadi hit yang selalu diidentikan dengan dirinya. Sayangnya, kesuksesan kuartet ini tak bertahan lama. Belum setahun berdiri, Gerry Mulligan justru berurusan dengan hukum karena penggunaan obat-obatan terlarang.

Nah, ingin tahu profil lengkap Chet Baker? Silakan mampir ke rubrik Planet Jazz. Dan, jangan lupa meng-upgrade versi WordPress Anda dengan Chet Baker ehh…WordPress 2.8 – Baker. (yollismn)