Dangdut Rasa Jazz ala Benny Likumahuwa

By on November 28, 2000

BANYAK jalan menuju Roma. Agaknya pepatah tersebut cukup pas untuk menggambarkan cara Benny Likumahua memasyarakatkan jazz. Pasalnya, Om Benny memasyarakatkan jazz dengan cara yang cukup kontras: menggunakan pendekatan musik dangdut. Lho, kok musik dangdut? “Komposisi-komposisi dangdut sudah populer di masyarakat kita,” demikian alasan Om Benny. Maka, komposisi dangdut milik Megy Z, bertitel Jatuh Bangun pun akhirnya diaransemen ulang.

Ketika Benny Likumahua & Friends menampilkan komposisi daur ulang tersebut, banyak yang tak menyangka bahwa itu adalah sebuah komposisi dangdut. Sekilas, komposisi Jatuh Bangun tampak seperti sebuah komposisi jazz standar bergaya Latin. Namun, seperti yang terjadi pada saat tampil di Jazz Goes To Campus (JGTC) beberapa waktu lalu, penonton yang mengetahui lagu dangdut itu langsung tersenyum.

Mengapa dangdut yang dipilih untuk sosialisasi jazz? “Musik dangdut sangat mudah diikuti dan cukup populer di masyarakat kita,” ujar Om Benny kepada Horizon-line.Com, Sabtu malam (25/11), di sela-sela penampilan Om Benny dan grupnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kisah diangkatnya komposisi Jatuh Bangun, menurut Om Benny, berawal dari sering didengarnya komposisi tersebut di lingkungan tempat tinggalnya. “Tetangga saya banyak yang memutar komposisi tersebut,” lanjut Om Benny. Maka, musisi jazz asal Ambon ini lalu berusaha untuk mendapatkan album Meggy Z. “Saya kemudian mendapatkannya dari karyawan sebuah bengkel di dekat rumah,” ujarnya lagi. Komposisi tersebut kemudian ditulisnya kembali dengan gaya Latin jazz.

Begitulah. Sosialisasi jazz memang bukan perkara mudah. Apalagi di Indonesia. Namun, upaya yang dilakukan oleh seorang Benny Likumahua layak didukung. Dangdut agaknya sebuah genre yang bisa digunakan sebagai “jembatan” untuk memasyarakatkan jazz di Tanah Air. Popularitas dangdut, terutama komposisi-komposisinya, bisa dimanfaatkan untuk itu. Dan, seperti yang terjadi di pentas JGTC beberapa waktu lalu, sambutan penonton sangat bagus. Saat komposisi Jaztuh bangun dimainkan, sambil tersenyum-senyum, banyak penonton yang bergoyang mengikuti rancaknya komposisi tersebut, hingga: Jatuh bangun Aku Mengejarmu…. (yollismn)