Tepuk Tangan Batam untuk Bubi Chen

By on September 19, 2000

DI USIANYA yang senja, maestro jazz Indonesia, Bubi Chen, tetap menunjukan kepiawaiannya sebagai seorang pianis jazz. Itulah yang tampak, ketika Batam Jazz Forum (BJF) memperingati perayaan ulang tahunnya yang pertama, 15 September lalu, yang berlangsung meriah di Ballroom Hotel Novotel, Batam. Sekitar 450-an penonton pun terkesima dengan permainan Bubi Chen & friends, Syaharani, serta sejumlah musisi jazz Batam dan Singapura.

Acara perayaan ultah yg pertama BJF, yang bertitel Anniversary Concert, terbilang sukses. Kapasitas gedung pertunjukan dipadati pencinta jazz. Harga tiket sebesar Rp. 90 ribu pun ludes tak berbekas. Malam itu, seperti dilaporkan koresponden Horizon-line.Com, Hendra Sinadia dari Batam, Bubi Chen didukung oleh Benny Likumahua (trombone,harmonika,bas), Oele Pattiselano (gitar,bas), Cendy Luntungan (drum), dan Syaharani (vokal).

Pentas di buka oleh kelompok Orange Juzz dari Batam, yang membawakan beberapa Komposisi, di antaranya adalah Manha De Carnaval, Feel Like Makin Love. Kelompok jazz Latin asal Singapura, Viva Latina juga tak ketinggalan. Komposisi Latin, seperti O Ye Como Va dan At the Mambo Inn, berhasil dibawakan dengan menarik oleh Sheikh Tahir, sang vokalis.

Pada puncak acara, Bubi Chen & Friends, ditemani Syaharani, Aska Daulika, dan Ria Likumahua, semakin memanaskan suasana dengan komposisi-komposisi seperti My Funny Valentine, Tenor Madness, Gentle Rain, Night and Day, Corcovado, hingga Take The A Train. Sekitar 13 komposisi jazz standar menghiasi ultah BJF, yang juga disponsori oleh Telkomsel, Otorita Batam, dan Pemda Batam ini.

“Saya sangat surprise melihat animo masyarakat Batam terhadap musik jazz, ujar Syaharani kepada Horizon-line.Com. Hal senada juga diungkapkan oleh semua pendukung yang tampil, yang juga kagum dengan publik jazz Batam, yang tetap berada di tempat pertunjukan hingga konser usai.

Om Bubi, yang biasanya serius di atas panggung, bahkan bisa tampil kocak dengan guyonan khasnya. “Hal tersebut hampir tak pernah terlihat dalam penampilannya selama ini,” ujar Syaharanie, yang malam itu sempat melantunkan komposisi Route 66 bersama Hendra Sinadia, dedengkotnya BJF.

Anniversary Concert merupakan hajatan BJF yang ke-8. Rencananya, BJF juga akan menggelar konser serupa pada bulan Oktober dan November mendatang. Agaknya komunitas jazz di daerah bisa menjadikan serangkaian konser ini sebagai referensi. Selamat ulang tahun BJF. (ymn/hendras)