|
.

.
| Jazz@Astaga! |
Rubrik ini
tersaji atas kerjasama Horizon-line.Com dan portal musik
Astaga!Com. Artikel-artikel tentang jazz yang tersaji di
rubrik ini juga dirilis di kanal musik Astaga!Com.
. |
|
Home
> Jazz@Astaga! > Artikel |
75 Tahun Miles
Davis, Membuat Panas Dapur Rekaman Jazz!
Jakarta - 22 May 01 12:56:50 WIB
Miles
Davis dituding sebagai biang perkawinan jazz dengan rock yang
melahirkan fusion. Momen ini tampak saat Miles meninggalkan
lagu-lagu jazz standar, menjelang akhir 60-an.
Masuknya Chick Corea, pemain kibor
handal dan gitaris Mahavishnu Orchestra, John McLouglin makin
menguatkan tanda-tanda Miles main lebih nge-rock. Puncaknya
penggunaan instrumen elektonik di album Silent Way dan album
monumental Bitches Brew. Selain dua orang di atas, ia
didukung eksponen fusion lain yang masing-masing punya nama dahsyat
di bidangnya: Herbie Hancock, Joe Zawinul, Keith Jarret dan
saksofonis Wayne Shorter.
Gelombang besar musik jazz rock Miles
ini membuat perombakan besar-besaran. Telinga orang rock merasa tak
alergi dengan unsur jazz lewat suguhan fusion ini. Dominasi elektik
memang jadi unsur utama Miles kala itu, bahkan terumpetnya juga
dilengkapi dengan aksesori elektronik hingga kualitas sound nya tak
kalah ingar bingarnya dengan gitar elektrik.
Gairah baru itulah yang membuat negro
yang punya hobi tinju ini melambung. Gairah baru timbul dimana-mana.
Dapur rekaman jazz kembali memanas kala itu.
Kini, hampir setengah abad setelah
fusion lahir. Dunia rekaman kembali merilis karya-karya Miles Davis.
Proyek ini berkenaan dengan mengenang hari kelahiran pribadi besar
itu, yang lahir 26 Mei di Alton Illinois, 75 tahun lalu.
Columbia/Legacy Records sejak awal
tahun mengkampanyekan peluncuran kembali CD The Best of Miles
Davis & John Coltrane (1955-1961). Koleksi sembilan track
dari CD Box peraih Grammy Awards 2000 lalu Miles Davis & John
Coltrane: The Complete Columbia Recordings, 1955-1961.
Pada saat yang sama, 26 Mei nanti,
Legacy juga akan merilis album-album Miles dan Coltrane yang berisi
komposisi-komposisi legendaris semisal Round About Midnight,
Milestones, Jazz at the Plaza dan Newport 1958.
Dua rilis yang direncanakan jatuh
bulan Juli dikhusukan pada periode Miles main elektrik yakni Live
at the Fillmore East yang dimainkan 7 Maret 1970 dan It's
About That Time. Dua rilis itu disebut-sebut performans live
Miles Davis yang belum pernah dipublikasikan.
Soal 'reissue' atai perilisan kembali
ini membuat CD-CD Miles Davis bakal diburu para pengagumnya. Tengok
judul-judul albumnya yang memberi inspirasi: Blue Miles, Kind of
Blue, Love Songs, Sketches of Spain, Greatest Hits, Porgy &
Bess, Miles Davis: The Complete Bitches Brew Sessions dan In
A Silent Way.
Untuk Anda yang penasaran dan mencoba
ingin mendengarkan Miles, nampaknya ada jalan cepat untuk mengenal
karya canggih Miles. Di antara deretan album monumental itu album Kind
of Blue konon tercatat sebagai kerja jazz yang paling hipnotik
dan paling berpengaruh dalam sejarah jazz.
Peluncuran CD mengenang Miles ini
akan berakhir 11 September, seminggu menjelang peringatan hari
kematiannya, 28 September 1991. Lima boks CD The Complete 'In a
Silent Way' Sessions rekaman 1968-1969, yang mencakup nomor yang
merubah sejarah musik In a Silent Way, akan dirilis.
Ah, membicarakan Miles tak akan
pernah tuntas. Bahkan musiknya. Karena ia selalu ahead of its
time - sejengkal lebih maju dari pada zamannya. Lebih modern
dari jazz modern. (mhidayat)
|