Aksi Pendekar Bas di Jamz Matra Jazz

By on March 8, 2001

JAMZ Matra Jazz semakin menarik. Setelah sukses menampilkan tema jazz rock Februari lalu, kali ini AIRO mencoba mempertemukan lima pendekar jazz Tanah Air, yang diramu dalam tema yang cukup menarik: Local Genious Bassist. Maka, malam itu, Rabu (7/3) pekan lalu, Mates, Indro, Bintang, Jeffry Tahalele, dan Yance Manusama, meramaikan pentas tersebut.

Bintang, yang tampil membuka acara dengan komposisi Red Baron, dan Travel berhasil memancing minat penonton. Bintang juga didukung oleh Indro, yang kemudian membawakan komposisi Go A Match, yang didukung pula oleh Cendy Luntungan. Bintang memang masih bersinar. Sambutan penonton luar biasa.

Mates kemudian tampil ke atas pentas. Didukung oleh Oele Patiselano, Cendy Luntungan, Sam, dan Benny Likumahuwa, pemain bas yang juga personil Indra Lesmana Reborn ini, membawakan komposisi Over Joy dan Blues For Ian – komposisi yang khusus ditujukan untuk anaknya yang sedang berulang tahun.

Emil S Pradja, yang didukung oleh Yance Manusama, kemudian tampil ke atas pentas. Emil membawakan komposisi It Don`t Mean A Thing, How High The Moon, dan What A Difference A Day Made. Sedangkan Yance, membawakan komposisi rancak, So What. Ketika itu, Yance didukung oleh seorang DJ, yang menemani penampilannya.

Jeffry Tahalele juga tak mau kalah. Komposisi Stella By Starlight dan Scruple From The Apple, dibawakannya dengan impresif. Jeffry juga didukung oleh Oele Patiselano, Sam, dan Cendy Luntungan. Penampilan mereka tak luput dari sambutan pengunjung Jamz, yang memenuhi kapasitas klub jazz terbaik di Indonesia itu.

Penampilan kelima pencabik bas handal itu akhirnya mencapai puncaknya pada jam session, yang memang sudah ditunggu-tunggu oleh penonton. Secara bergantian, Bintang, Indro, Mates, Jeffry Tahalele, dan Yance Manusama saling mengisi di penghujung acara tersebut. Wilayah nada mereka seolah saling melengkapi. Maka, “dialog” pun tercipta. Ketika itulah penonton bisa merasakan sebuah bahasa jazz yang universal. (ymn)